main taplak

Kamis, 18 September 2014

sejarah bunga tulip

Banyak orang pergi ke Belanda, salah satu alasannya adalah untuk melihat atau mengagumi keindahan bunga tulip yang terkenal itu. Aku adalah satu dari banyak orang tersebut. Bunga Tulip begitu indah. Kaya akan warna, mulai dari warna putih sampai warna campuran bergaris-garis yang langka.


Karena ketertarikan,saya ingin tahu kenapa sampai Belanda begitu terkenal denga bunga Tulip? saya merasa pasti ada sesuatu sehingga segala sesuatu bisa terjadi, seperti hukum Sebab-Akibat. Jadi, pasti awal mula semuanya itu di Belanda.
Setelah cari-cari, akhirnya aku menemukan setetes sejarah dari bunga Tulip di Belanda. Yuk, scroll lagi ke bawah ^_^.

Ternyata bunga tulip bukan asli dari Belanda. Tulip berasal dari Persia dan Asia Minor (Benua Asia bagian Tengah). Bunga ini sangat indah dan menarik hati setiap orang yang melihatnya. Akhirnya sampai lah bunga ini ke Constantinopel atau sekarang Itanbul di turki.
Tahun 1554M, de Busbecq, duta besar Raja Ferdinand I untuk Kesultanan Ottoman. Si de Busbecq ini kemudian mengirim bunga benih tulip ke Eropa untuk pertama kali. Bertahun-tahun kemudian Conrad Gesner melihat tulip berbunga di Ausberg, Bavaria. Seorang botanis terkenal 'the City of Leiden', Clusius, yang berjuma dengan de Busbecq di Vienna juga mendistribusikan benih Tulip pada teman-teman di Belanda. Nah, ini lah awal mula tulip ditanam di Belanda yang kemudian menjadi salah satu tanaman penting bagi Belanda.
 
Awal abad ke 17, penanaman tulip semakin populer sampai-sampai jika seseorang  punya sedikit saja tanah kosong, maka akan ditanami dengan benih Tulip. Tulip yang paling banyak fansnya saat itu adalah tulip warna merah, pink, ungu, putih, kuning bergaris, dan marble.
Banyaknya variasi bunga tulip dimulai dengan mengembangkan cara perkembang-biakan bunga tulip. Tulip bergaris digabungkan dengan tulip biasa untuk menciptakan variasi warna baru atau variasi garis warna yang baru. Namun, sayangnya semua kepopuleran itu menjadi ajang perjudian (1634M-1637M). Uang dalam jumlah banyak beredar di pelelangan bunga tulip. Bahkan, benih bunga tulip dijadikan sarana menyimpan uang layaknya emas. Orang-orang dari berbagai profesi, seperti penjahit, ahli besi, tukang kayu, dll, mulai mencoba peruntungan dengan menanam bunga tulip.
Pembelian bunga tulip di masa 'perjudian' itu tidak serta-merta membawa umbinya. Bunga tulip dipotong pada batangnya, dan umbinya tertinggal di dalam tanah. Waktu 'panen' bunga ini bahkan dilakukan sebelum bunga tulip mekar sehingga menyebabkan bentuk penjualannya berupa 'pertukaran kontrak' kepemilikan benih yang masih di dalam tanah tersebut. Kontrak dapat berganti tangan beberapa kali, bahkan di hari yang sama. Hal ini lah yang memungkin harga benih/umbi/bulbs bunga tulip melonjak tajam. Perlu di catat, harga distribusi juga harus dibayar jika benih tersebut dipindah-tempatkan.
Bentuk 'perjudian' itu masih belum selesai. Oknum-oknum yang menjual, tidak menjualkan benih secara satuan, tapi per asen (28 asen= 1 dram; 16 dram=1 ounce). Benih yang dikembangkan dengan baik bisa memiliki berat mencapai 1000 asen bahkan lebih. Di pelelangan harga benih tulip bisa lebih 4200 guilders (1 guilder = 6800an rupiah).
Akhirnya tahun 1637, pemerintah Belanda menghentika bentuk perdagangan semacam ini karena dinilai terlalu berlebihan.

 Saat ini sudah banyak pusat pengembangan bunga tulip di Belanda. Jika kita ke Belanda di musim semi, dan berkunjung ke salah satu pusat pengembangannya, kita bisa melihat ribuan bunga tulip aneka warna di sekeliling kita. ^_^
Semoga bermanfaat :)
.
sumber: www.hollandhistory.net

Kamis, 04 September 2014

fakta menarik tentang bunga tulip


      Jenis-jenis tulip yang sudah dikenal sejak zaman dulu mempunyai motif garis-garis, “coretan kuas,” atau “jilatan api” atau mempunyai warna lain pada bagian-bagian tertentu daun bunga, sedangkan jenis-jenis yang lebih baru mempunyai pola aneka warna pada daun bunga.
        Misalnya Tulip putih, merah, dsb. Sentuhan warna lain pada warna dasar bunga tulip disebabkan perubahan pigmen di bagian atas dan bagian bawah bunga. Sedangkan untuk jenis bunga tulip ada berbagai macam diantaranya : Single Early, Double Early, Kaufmaniana, Fosteriana, Triumph, Darwin Hybrid, Greigii, Single Late, Double Late, Lily-flowered Tulip, Fringed Group, Viridiflora, Rembrandt, Parrot.
        Dan untuk khasiat bunga tulip bisa digunakan bagi penderita Anemia, memar, kepekatan darah tidak normal, stagnasi darah, kanker darah, tekanan darah tinggi dan darah rendah, pendarahan di dalam, gangguan sirkulasi darah, sakit punggung, parasit dalam darah (pada bunga tulip merah).
Seperti halnya bunga mawar, lili, anggrek dan peony, tulip adalah tanaman bunga yang paling banyak dibudidayakan manusia.
 Tulip adalah salah satu bunga yang punya kesan cantik, elegan, dan ceria karena warnanya yang beragam. Simak fakta menarik tentang bunga tulip selengkapnya, seperti berikut ini menurut florist jogja dan florist di jogja
•  Meskipun kebanyakan menganggap tulip adalah bunga Belanda, sebenarnya tulip berasal dari Asia Tengah, termasuk Turki. tumbuh liar di kawasan pegunungan Pamir dan pegunungan Hindu Kush dan stepa di Kazakhstan.
•  Tulip berasal dari bahasa Persia, delband, yang berarti turban. Sebab bentuknya menyerupai turban.
•  Tulip sudah ditanam sejak 500 tahun yang lalu.
•  Bunga yang satu ini diperkenalkan di Eropa tahun 1554 melalui sebuah hadiah dari Ottoman Empire.
•  Tulip pernah menjadi bunga yang paling banyak dicari ketika diperkenalkan di Belanda tahun 1600-an.
•  Tulip juga pernah menjadi bunga termahal di dunia!
•  Pada tahun 1696, bunga tulip menjadi barang keempat terbanyak yang diekspor Belanda.
•  Ada sekitar 3.000 varietas tulip di dunia dengan 14 kelompok nama yang cantik.
•  Beberapa tulip memiliki bau seperti namanya, misalnya Apricot Beauty yang aromanya mirip buah apricot.
•  Tulip baru ada di Amerika Serikat pada akhir tahun 1800-an.
•  Bunga tulip bisa dimakan! Campurkan saja ke dalam salad atau makanan penutup.
•  Ada festival tulip yang diadakan setiap tahun di beberapa negara. Misalnya Utah, Kanada, dan yang pasti, Belanda.
Memang Secara umum, menurut toko bunga jogja yang berada di jogja bunga tulip dianggap sebagai lambang dari kasih yang sempurna. Kasih yang sempurna itu terutama dilambangkan degan tulip merah. Meskipun demikian, bunga tulip masih memiliki berbagai varian warna lainnya yang tidak kalah indah dari tulip merah, dan tiap-tiap warna dapat dianggap memiliki arti tersendiri.

Arti Bunga tulip kuning melambangkan persahabatan.
Arti Bunga Tulip putih melambangkan penghormatan
Arti Bunga Tulip merah muda melambangkan penghargaan



Warna oranye Tulip melambangkan semangat

Arti Bunga Tulip ungu melambangkan cinta pada pandangan pertama

Warna biru pada tulip melambangkan ketenangan dan kedamaian.

Dengan demikian kita bisa menginterpretasikan sendiri bahwa untuk tulip biru apabila diberikan kepada seseorang melambangkan kepercayaan dan kesetiaan cinta, tulip kuning berarti melambangkan senyum yang menawan dan juga melambangkan cinta yang bertepuk sebelah tangan, dan seterusnya. 
Bunga tulip tentu tak kalah cantik dengan mawar. Jadi lain kali coba beri pasangan bunga tulip jika bosan dengan pilihan bunga mawar .